Prakarya Indonesia

Pelajaran Prakarya Rotan untuk Siswa SD Kelas 3

pelajaran prakarya rotan

Pelajaran Prakarya Rotan untuk Siswa SD Kelas 3: Melatih Kreativitas dan Keterampilan Kegiatan prakarya di sekolah dasar selalu menjadi momen yang dinantikan oleh siswa. Tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang efektif untuk melatih kreativitas dan keterampilan. Salah satu materi yang populer dan menarik untuk siswa SD kelas 3 adalah prakarya dari rotan. Selain ramah lingkungan, rotan juga mudah dibentuk menjadi berbagai karya seni yang indah dan fungsional. Pelajaran prakarya Rotan yang perlu kita kenali sebagai Bahan Prakarya unik dan kreatif Rotan adalah salah satu bahan alami yang sering digunakan dalam kerajinan tangan. Material ini dikenal karena fleksibilitasnya, sehingga mudah dibentuk menjadi berbagai benda seperti keranjang, vas bunga, tempat pensil, hingga hiasan dinding. Untuk siswa SD kelas 3, rotan menjadi bahan yang ideal karena cukup ringan dan aman digunakan dengan pengawasan guru atau orang tua. Manfaat Kegiatan pelajaran Prakarya Rotan Melalui kegiatan prakarya rotan, siswa dapat memperoleh berbagai manfaat, baik secara akademik maupun personal. Beberapa manfaatnya meliputi: Melatih Motorik Halus Membentuk rotan membutuhkan ketelitian dan koordinasi tangan yang baik. Aktivitas ini secara langsung melatih motorik halus siswa, yang sangat penting dalam tahap perkembangan anak. Mengasah Kreativitas Siswa diajak untuk berimajinasi dan menciptakan bentuk atau desain sesuai ide mereka. Dengan begitu, kemampuan berpikir kreatif akan terus berkembang. Belajar Kesabaran dan Ketekunan Proses pengerjaan prakarya rotan membutuhkan waktu dan kesabaran. Anak-anak diajarkan untuk menyelesaikan tugas secara bertahap dan tidak mudah menyerah. Mengenalkan Konsep Daur Ulang Rotan sering dikaitkan dengan bahan alami yang berkelanjutan. Dengan mempelajari prakarya rotan, siswa juga diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Pelajaran Prakarya Rotan untuk Siswa SD Kelas 3 4 5 Berikut adalah beberapa ide proyek prakarya rotan yang dapat dilakukan siswa SD kelas 3: Keranjang Mini Siswa diajak membuat keranjang kecil yang dapat digunakan sebagai tempat buah atau aksesori kecil. Proyek ini sederhana namun mengajarkan teknik dasar menganyam rotan. Tempat Pensil Dengan menggunakan potongan rotan yang lebih kecil, siswa dapat membuat tempat pensil unik. Proyek ini juga melatih ketelitian dan kreativitas. Hiasan Dinding Menggunakan rotan untuk membuat lingkaran atau bentuk lain, siswa bisa menciptakan hiasan dinding yang cantik. Proyek ini dapat dihias dengan pita, kain, atau cat. Mainan Tradisional Siswa dapat membuat mainan sederhana, seperti bola kecil dari rotan, yang bisa digunakan untuk bermain bersama teman-teman. Rotan memiliki banyak jenis yang tersebar di berbagai wilayah, terutama di negara-negara tropis seperti Indonesia. Secara umum, rotan dapat dibedakan menjadi lebih dari 600 spesies yang termasuk dalam keluarga Arecaceae (palem). Namun, hanya sekitar 20-30 jenis rotan yang sering digunakan untuk kerajinan dan industri. Berikut adalah beberapa jenis rotan yang populer dan sering digunakan: Rotan Manau Rotan ini dikenal karena kekuatannya dan sering digunakan untuk furnitur dan konstruksi kerajinan besar. Rotan Tohiti Jenis rotan ini biasanya digunakan untuk kerajinan kecil seperti tempat pensil, keranjang, dan hiasan dinding. Rotan Sega Rotan ini memiliki permukaan yang halus dan sering digunakan untuk furnitur serta bahan kerajinan tangan. Rotan Batang Jenis ini memiliki diameter besar dan sering dimanfaatkan untuk bahan utama furnitur. Rotan Pulut Rotan ini lebih fleksibel dan sering digunakan untuk membuat anyaman seperti tikar atau dekorasi kecil. Rotan Cacing Dengan ukuran kecil, rotan ini biasa dipakai untuk detail kerajinan seperti hiasan atau aksesoris. Rotan Irit Jenis rotan yang sering digunakan untuk tali anyaman atau detail kecil karena ukurannya yang tipis dan lentur. Panduan Pelaksanaan Prakarya Rotan Untuk memastikan kegiatan prakarya rotan berjalan dengan lancar, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan: Persiapan Bahan dan Alat Guru atau orang tua perlu menyediakan bahan-bahan seperti rotan, gunting, lem, dan cat jika diperlukan. Pastikan semua bahan aman untuk anak-anak. Pengarahan Awal Sebelum memulai, siswa diberikan penjelasan mengenai rotan dan cara penggunaannya. Berikan demonstrasi singkat agar siswa lebih mudah memahami. Pengawasan Selama proses pengerjaan, pastikan siswa diawasi agar tetap aman, terutama saat menggunakan alat seperti gunting. Penyelesaian dan Evaluasi Setelah karya selesai, ajak siswa untuk mempresentasikan hasilnya. Guru dapat memberikan apresiasi dan masukan untuk meningkatkan semangat belajar siswa. Mendukung Pendidikan Melalui Prakarya Rotan Tidak hanya bermanfaat untuk siswa, kegiatan prakarya rotan juga mendukung upaya sekolah dalam mengintegrasikan pendidikan lingkungan ke dalam kurikulum. Dengan mengenalkan rotan sebagai bahan prakarya, siswa belajar untuk lebih menghargai alam dan memahami pentingnya penggunaan bahan-bahan yang ramah lingkungan. Selain itu, sekolah juga dapat bekerja sama dengan produsen kerajinan rotan lokal untuk menyelenggarakan pelatihan atau penyediaan bahan. Salah satu toko penyedia bahan kerajinan rotan yang terkenal di Tangerang Selatan adalah PRAKARYA INDONESIA. Toko ini menyediakan berbagai jenis rotan untuk kebutuhan prakarya sekolah, mulai dari rotan mentah hingga produk setengah jadi. Lokasinya berada di Jl. Bonjol No.103, Pondok Karya, Bintaro, Tangerang Selatan. Pemesanan dapat dilakukan melalui WhatsApp di 081291083075. Kesimpulan Pelajaran prakarya rotan untuk siswa SD kelas 3 bukan hanya sekadar kegiatan membuat kerajinan, tetapi juga menjadi sarana untuk melatih keterampilan, kreativitas, dan kesadaran lingkungan. Dengan dukungan yang tepat dari guru, orang tua, dan penyedia bahan, kegiatan ini dapat menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermanfaat bagi anak-anak.  

Grosir Tanah Liat Prakarya Jakarta

Grosir tanah liat prakarya jakarta

Grosir Tanah Liat Jakarta untuk Kegiatan Prakarya Siswa sd smp sma smk tugas praktek bahan lunak keramik dari gerabah. Kegiatan prakarya merupakan salah satu cara efektif untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan siswa. Dalam kegiatan ini, bahan lunak seperti tanah liat, keramik, dan gerabah sering digunakan untuk membuat berbagai macam karya seni yang indah dan unik. Bagi sekolah-sekolah yang berada di wilayah jakarta dan Jabodetabek, toko PRAKARYA INDONESIA menyediakan grosir tanah liat dan bahan-bahan prakarya lainnya yang lengkap dan berkualitas. PRAKARYA INDONESIA: Penyedia Grosir Tanah Liat Terpercaya PRAKARYA INDONESIA berlokasi di Jl. Bonjol No.103, Pondok Karya, Bintaro, Tangerang Selatan. Toko ini telah lama dikenal sebagai pusat grosir yang menyediakan berbagai macam bahan prakarya, termasuk tanah liat, keramik, dan gerabah. Dengan menyediakan bahan-bahan berkualitas tinggi, PRAKARYA INDONESIA telah menjadi pilihan utama bagi banyak sekolah di wilayah Jabodetabek. Baca juga: 081291083075 Produsen Tempat Pensil Kertas Tangerang Selatan Mengapa Memilih Tanah Liat untuk Kegiatan Prakarya? Tanah liat adalah bahan yang sangat cocok untuk kegiatan prakarya karena sifatnya yang mudah dibentuk dan fleksibel. Berikut adalah beberapa alasan mengapa tanah liat menjadi pilihan utama untuk kegiatan prakarya siswa: Mudah Dibentuk: Tanah liat dapat dibentuk menjadi berbagai macam bentuk dan ukuran, sehingga siswa dapat dengan mudah mengekspresikan kreativitas mereka. Bahan Alami: Tanah liat adalah bahan alami yang aman digunakan oleh siswa dari segala usia. Pengembangan Motorik Halus: Menggunakan tanah liat membantu siswa mengembangkan keterampilan motorik halus mereka. Mengajarkan Kesabaran dan Ketelitian: Proses membentuk dan mengeringkan tanah liat mengajarkan siswa untuk sabar dan teliti dalam bekerja. Kerjasama dengan Sekolah-sekolah di Jabodetabek PRAKARYA INDONESIA telah bekerjasama dengan 40 sekolah berstandar internasional dan 700 sekolah negeri serta swasta di wilayah Jabodetabek. Kerjasama ini mencakup penyediaan bahan prakarya serta layanan kursus dan pelatihan di sekolah-sekolah. Tujuannya adalah untuk membantu siswa lebih mudah dalam berkreativitas dan meningkatkan keterampilan mereka dalam membuat karya seni. Layanan Kursus dan Pelatihan di Sekolah-sekolah sd smp sma Selain menyediakan bahan prakarya, PRAKARYA INDONESIA juga menawarkan jasa kursus dan pelatihan ke sekolah-sekolah. Layanan ini dirancang untuk memberikan bimbingan langsung kepada siswa dalam menggunakan tanah liat dan bahan lunak lainnya. Beberapa manfaat dari layanan kursus dan pelatihan ini antara lain: Pembelajaran Langsung dari Ahli: Instruktur yang berpengalaman akan membimbing siswa dalam teknik-teknik dasar dan lanjutan menggunakan tanah liat. Meningkatkan Kreativitas: Dengan bimbingan yang tepat, siswa akan lebih mudah mengembangkan ide-ide kreatif mereka menjadi karya nyata. Pendekatan Interaktif: Kursus dan pelatihan dilakukan dengan metode yang interaktif dan menyenangkan, sehingga siswa dapat belajar sambil bermain. Hasil Karya yang Membanggakan: Siswa akan merasa bangga dengan hasil karya mereka sendiri yang dibuat dari tanah liat. Keunggulan PRAKARYA INDONESIA Ada beberapa alasan mengapa PRAKARYA INDONESIA menjadi pilihan utama bagi banyak sekolah di wilayah Jabodetabek: Bahan Berkualitas Tinggi: PRAKARYA INDONESIA hanya menyediakan bahan-bahan prakarya yang berkualitas tinggi untuk memastikan hasil karya siswa maksimal. Harga Grosir yang Kompetitif: Toko ini menawarkan harga grosir yang sangat kompetitif, sehingga sekolah dapat menghemat anggaran untuk kegiatan prakarya. Layanan Pelanggan yang Ramah: Tim PRAKARYA INDONESIA selalu siap membantu dan memberikan saran terbaik bagi pelanggan. Pengiriman Cepat dan Aman: Pengiriman bahan prakarya dilakukan dengan cepat dan aman ke berbagai wilayah di Jabodetabek. Pesan dan Informasi Kontak Untuk informasi lebih lanjut atau untuk memesan bahan prakarya grosir, Anda dapat menghubungi PRAKARYA INDONESIA melalui WhatsApp di nomor 081291083075. Toko ini juga menerima pesanan melalui berbagai platform e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, TikTok, dan Blibli. PRAKARYA INDONESIA tidak hanya menyediakan bahan prakarya, tetapi juga memberikan solusi lengkap untuk kegiatan kreatif di sekolah-sekolah. Dengan layanan kursus dan pelatihan yang profesional, siswa akan mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermanfaat. Baca juga: Jasa Pelatihan Membuat Ondel-Ondel Mini Berikut adalah 10 pertanyaan umum (FAQ) tentang penggunaan tanah liat: Apa itu tanah liat dan mengapa digunakan dalam kegiatan prakarya? Tanah liat adalah bahan alami yang mudah dibentuk dan umum digunakan dalam seni kerajinan karena sifatnya yang fleksibel dan dapat diubah bentuknya dengan mudah. Bagaimana cara memilih tanah liat yang tepat untuk kegiatan prakarya? Pilihlah tanah liat yang sesuai dengan jenis karya yang ingin dibuat, seperti jenis tanah liat air atau tanah liat keramik, berdasarkan kebutuhan dan teknik pembentukannya. Apakah tanah liat aman digunakan oleh anak-anak? Ya, tanah liat umumnya aman digunakan oleh anak-anak asalkan tidak dimakan dan penggunaannya diawasi oleh orang dewasa. Pastikan menggunakan tanah liat yang non-toxic untuk kegiatan prakarya anak-anak. Bagaimana cara mengeringkan dan mengawetkan karya dari tanah liat? Setelah membentuk karya dari tanah liat, biarkan kering di udara atau panggang sesuai petunjuk untuk jenis tanah liat yang digunakan. Setelah kering, karya dapat dihias atau dilapisi untuk menjaga keawetannya. Apakah tanah liat dapat digunakan untuk membuat kerajinan fungsional seperti pot atau mangkuk? Ya, tanah liat sangat cocok untuk membuat kerajinan fungsional seperti pot, mangkuk, atau vas. Pastikan menggunakan tanah liat keramik yang tahan terhadap panas dan air. Bagaimana cara membersihkan alat-alat dan area kerja setelah menggunakan tanah liat? Setelah selesai menggunakan tanah liat, bersihkan alat-alat dan area kerja dengan air hangat dan sikat lembut untuk menghindari penumpukan tanah liat yang mengeras. Apakah bisa menggabungkan warna pada tanah liat? Ya, Anda dapat mencampurkan berbagai warna tanah liat untuk menciptakan efek yang unik pada karya seni Anda. Pastikan untuk mengaduk dengan baik agar warna tercampur merata. Apakah ada teknik khusus untuk membentuk tanah liat? Ada berbagai teknik pembentukan tanah liat seperti teknik memutar (throwing), teknik slab (lembaran tipis), dan teknik coil (gulungan). Pilihlah teknik yang sesuai dengan desain dan tujuan karya Anda. Berapa lama waktu yang diperlukan untuk mengeringkan karya dari tanah liat? Waktu pengeringan karya dari tanah liat tergantung pada ukuran dan ketebalan karya, serta jenis tanah liat yang digunakan. Biasanya, proses pengeringan memakan waktu beberapa hari hingga minggu, tergantung pada kondisi lingkungan. Apakah tanah liat perlu dilapisi atau diberi finishing setelah mengering? Ya, untuk melindungi dan meningkatkan tampilan karya seni dari tanah liat, Anda dapat melapisi dengan lapisan vernis atau glasir setelah kering. Pilihlah finishing sesuai dengan jenis dan tujuan karya Anda, apakah untuk karya dekoratif atau fungsional. FAQ ini diharapkan dapat membantu menjawab pertanyaan umum seputar penggunaan tanah liat dalam kegiatan prakarya. Baca juga: Grosir Canting Batik Tangerang Selatan Kesimpulan Kegiatan prakarya dengan menggunakan tanah liat, keramik, … Baca Selengkapnya

Prakarya siswa SD kelas 1 dan 2

Tanah Liat Sebagai Media Prakarya

Prakarya SD kelas 1 dan 2 untuk Mengembangkan Kreativitas dan Keterampilan skill serta imajinasi Pendidikan dasar merupakan fondasi penting dalam perkembangan anak. Pada tahap ini, anak-anak tidak hanya belajar tentang membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga mulai mengembangkan keterampilan kreatif dan motorik melalui berbagai kegiatan prakarya. Prakarya untuk siswa SD kelas 1 adalah kegiatan yang dirancang untuk mengembangkan kreativitas, koordinasi mata-tangan, dan keterampilan sosial mereka. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi berbagai jenis prakarya yang cocok untuk siswa SD kelas 1, manfaat dari kegiatan tersebut, dan bagaimana cara mengintegrasikan prakarya ke dalam kurikulum sekolah. Mengapa Prakarya Penting untuk Siswa SD Kelas 1 dan 2? Prakarya adalah salah satu cara terbaik untuk membantu anak-anak mengekspresikan diri dan mengembangkan keterampilan mereka. Berikut adalah beberapa alasan mengapa prakarya sangat penting untuk siswa SD kelas 1: Mengembangkan Kreativitas: Prakarya memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk menggunakan imajinasi mereka dan menciptakan sesuatu yang unik. Mereka belajar untuk berpikir di luar kotak dan mengeksplorasi berbagai bahan dan teknik untuk menciptakan karya seni. Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus: Kegiatan prakarya seperti menggunting, melipat, dan menempel membantu meningkatkan koordinasi mata-tangan dan keterampilan motorik halus anak-anak. Keterampilan ini penting untuk kegiatan sehari-hari dan akademis, seperti menulis dan menggambar. Meningkatkan Konsentrasi dan Kesabaran: Prakarya sering kali membutuhkan ketelitian dan kesabaran. Anak-anak belajar untuk fokus pada tugas yang mereka kerjakan dan menyelesaikan proyek mereka sampai selesai. Mengajarkan Keterampilan Sosial: Prakarya sering dilakukan dalam kelompok, sehingga anak-anak belajar bekerja sama, berbagi, dan saling membantu. Ini mengajarkan mereka tentang kerjasama dan pentingnya bekerja dalam tim. Meningkatkan Rasa Percaya Diri: Ketika anak-anak melihat hasil karya mereka yang indah, mereka merasa bangga dan puas. Ini membantu meningkatkan rasa percaya diri mereka dan memberikan mereka dorongan untuk mencoba hal-hal baru. Baca juga: WA 081291083075 Grosir Kanvas Lukis Bintaro Ide Kegiatan Prakarya untuk Siswa SD Kelas 1 dan 2 Berikut adalah beberapa ide kegiatan prakarya yang cocok untuk siswa SD kelas 1. Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya menyenangkan tetapi juga mendidik, membantu anak-anak mengembangkan berbagai keterampilan. Kolase dari Biji-bijianMenggunakan berbagai macam biji-bijian seperti kacang hijau, kacang merah, jagung, dan beras berwarna, siswa dapat membuat gambar kolase di atas kertas atau karton. Mereka dapat membentuk gambar binatang, bunga, atau pemandangan alam. Kegiatan ini membantu anak-anak belajar tentang tekstur dan warna, serta mengembangkan keterampilan motorik halus mereka. Membuat Topeng dari KertasAnak-anak dapat membuat topeng binatang atau karakter favorit mereka menggunakan kertas karton, pensil warna, cat air, dan karet gelang. Mereka bisa menggambar dan menggunting bentuk topeng, kemudian menghiasnya dengan berbagai bahan. Kegiatan ini mengajarkan mereka tentang bentuk dan simetri, serta memberikan mereka kesempatan untuk bermain peran dengan topeng yang mereka buat. Origami SederhanaBelajar membuat bentuk-bentuk sederhana seperti perahu, topi, atau burung dari kertas origami adalah kegiatan yang menyenangkan dan mendidik bagi siswa SD kelas 1. Origami mengajarkan anak-anak tentang geometri, keterampilan lipat, dan kesabaran. Mewarnai Gambar Mewarnai gambar menggunakan pensil warna, krayon, atau cat air adalah kegiatan yang sangat disukai anak-anak. Selain mengasah keterampilan motorik halus mereka, kegiatan ini juga membantu mereka mengenal berbagai warna dan mengembangkan imajinasi mereka. Membuat Gantungan Kunci dari Kertas atau Kain FeltMenggunting bentuk-bentuk sederhana dari kertas atau kain felt, lalu menjahit atau menempel untuk membuat gantungan kunci adalah kegiatan yang bisa menjadi hadiah atau kenang-kenangan. Ini mengajarkan anak-anak tentang bentuk, pola, dan keterampilan menjahit dasar. Membuat Bingkai Foto dari Stik Es Krim Menggunakan stik es krim yang dihias dengan cat, glitter, atau kertas warna untuk membuat bingkai foto sederhana. Kegiatan ini mengajarkan anak-anak tentang daur ulang bahan bekas serta memperkenalkan mereka pada konsep seni dekoratif. Membuat Kerajinan dari Plastisin atau Tanah LiatMembentuk berbagai macam bentuk seperti buah-buahan, hewan, atau karakter dari plastisin atau tanah liat mengembangkan kreativitas dan ketelitian anak-anak dalam mengolah material ini. Mereka bisa belajar tentang bentuk dan ukuran, serta mengembangkan keterampilan motorik halus. Membuat Kartu UcapanMenggunakan kertas warna, stiker, dan spidol, siswa dapat membuat kartu ucapan untuk berbagai kesempatan seperti ulang tahun atau hari raya. Kegiatan ini mengajarkan mereka tentang nilai-nilai sosial serta mengembangkan kemampuan mereka dalam mengekspresikan perasaan. Membuat Hiasan Dinding dari Kertas LipatMenggunakan kertas lipat untuk membuat bunga, kupu-kupu, atau bentuk-bentuk lain yang bisa ditempel di dinding kelas atau di rumah mereka. Kegiatan ini mengajarkan anak-anak tentang seni dekoratif dan estetika visual. Membuat Bunga dari Kertas TisuMenggunakan kertas tisu berwarna untuk membuat bunga-bunga yang indah yang bisa digunakan untuk menghias kelas atau sebagai hadiah untuk orang tua. Kegiatan ini membantu anak-anak mengembangkan keterampilan menggunting dan melipat, serta mengajarkan mereka tentang warna dan komposisi. Menghias Kotak Tisu dari Kardus BekasMenggunakan kardus bekas yang dihias dengan kertas warna, kain, atau cat untuk membuat kotak tisu yang menarik. Kegiatan ini mengajarkan anak-anak tentang daur ulang dan memberikan mereka kesempatan untuk berkreasi dengan berbagai bahan. Membuat Boneka Jari dari Kertas atau KainMenggunakan kertas atau kain untuk membuat boneka kecil yang bisa dimainkan di jari. Anak-anak dapat menggambar dan menggunting bentuk boneka, kemudian menghiasnya dengan pensil warna atau kain perca. Kegiatan ini membantu mereka mengembangkan keterampilan motorik halus dan memberikan mereka kesempatan untuk bermain peran dengan boneka yang mereka buat. Baca juga: Jual Alat Lukis Untuk Pemula Tangerang Selatan Cara Mengintegrasikan Prakarya SD ke dalam Kurikulum Sekolah Mengintegrasikan prakarya ke dalam kurikulum sekolah dapat memberikan banyak manfaat bagi siswa. Berikut adalah beberapa cara untuk melakukannya: Jadwalkan Sesi Prakarya Rutin: Buat jadwal rutin untuk sesi prakarya dalam minggu sekolah. Ini bisa dilakukan sekali atau dua kali seminggu, tergantung pada jadwal sekolah. Integrasikan Prakarya dengan Pelajaran Lain: Prakarya bisa diintegrasikan dengan pelajaran lain seperti seni, sains, dan bahasa. Misalnya, membuat model planet untuk pelajaran sains atau membuat kartu ucapan untuk pelajaran bahasa. Gunakan Tema: Gunakan tema yang berbeda untuk setiap sesi prakarya. Ini bisa berdasarkan musim, hari raya, atau topik pelajaran yang sedang dipelajari. Libatkan Orang Tua: Libatkan orang tua dalam kegiatan prakarya dengan mengadakan hari prakarya keluarga atau mengirimkan proyek prakarya untuk dikerjakan di rumah. Pameran Karya: Adakan pameran karya siswa di sekolah. Ini memberikan anak-anak kesempatan untuk memamerkan karya mereka dan merasa bangga dengan apa yang telah mereka capai. FAQ (Frequently Asked Questions) tentang Prakarya untuk Siswa SD Kelas 1 Apa itu prakarya dan mengapa penting untuk siswa … Baca Selengkapnya

Chat Prakarya
Scan the code
Hallo...
bantu info tentang prakarya dong?